Kini lihatlah
Negeriku sunyi, membisu penuh kekhawatiran
Berdiam diri, mengunci bilik rapat-rapat
Jalanan lengang, adzan masjid terdengar
parau
Ramadhan pun tak lagi merdu oleh riuh
suara tadarusan
Berganti nyanyian pilu mengantar sanak ke
pembaringan
Sadarlah, mungkin Allah sedang menunjukkan
kasih sayang-Nya
Agar kita semakin merunduk khusyu’ dalam
dekapan-Nya
Corona, selamat atas kejayaanmu
Ku nanti kepergianmu penuh rasa suka cita
Komentar
Posting Komentar